PPVTPP

Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian

Kementerian Pertanian Republik Indonesia
Publikasi

KEMENTAN Dorong Pelepasan 7 Varietas Lokal Padi Kab Bangka

Guest

PPVTPP

15 jam yang lalu
Cover
Pusat PVTPP

BOGOR - Upaya mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan terus diperkuat melalui penyediaan benih bermutu. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan pengembangan berbagai varietas tanaman akan terus dilakukan dari waktu ke waktu guna menghasilkan varietas unggul yang berkualitas. Mentan Amran mengungkapkan, varietas unggul dapat meningkatkan produktivitas tanaman pertanian, sehingga akselerasi perlu dilakukan untuk menghasilkan varietas yang lebih baik.

Mendukung visi strategis tersebut, Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP) Kementerian Pertanian mencatat lonjakan signifikan pada realisasi penerbitan Tanda Daftar Varietas Tanaman tahun 2026. Pada Triwulan I, capaian pendaftaran varietas tanaman ini melesat melebihi target, yakni sebesar 177,5%. Meski pendaftaran melonjak tajam, tingginya animo ini perlu didorong untuk segera dilanjutkan ke tahap pelepasan varietas tanaman agar varietas tersebut dapat diproduksi secara massal dan memberikan manfaat nyata bagi ketahanan pangan daerah.

Pesan strategis ini menjadi sorotan utama dalam Forum Konsultasi Publik Layanan Pendaftaran dan Pelepasan Varietas Tanaman yang diselenggarakan pada Rabu 1 April 2026. Kepala Pusat PVTPP, Dr. Ir. Leli Nuryati, M.Sc., menekankan bahwa pendaftaran dan pelepasan adalah dua tahapan krusial yang harus berkesinambungan, "Varietas yang sudah dilepas, harus juga diproduksi dan didistribusikan jangan hanya disimpan saja" tegas Leli. Ia juga menyoroti bahwa forum ini menjadi ruang interaktif untuk memfasilitasi penyelesaian berbagai kendala administratif dan teknis yang dihadapi oleh para pemohon pada proses pengajuan.

Hingga saat ini, upaya pelestarian varietas lokal oleh pemerintah daerah rata-rata masih berfokus pada tahap pendaftaran saja. Padahal, terdapat potensi ekonomi dan ketahanan pangan yang jauh lebih besar jika prosesnya dioptimalkan hingga tahap pelepasan.

Merespons peluang ini, forum tersebut menghadirkan sesi berbagi pengalaman dalam proses pelepasan varietas padi lokal yang dipaparkan langsung oleh Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Bangka, Syarli Nopriansyah, S.STP, MP. Syarli mengungkapkan, inisiatif ini lahir dari semangat untuk menghadirkan benih yang paling adaptif dengan agroklimat spesifik di wilayahnya, "Dari evaluasi di lapangan, kami menyadari perlunya varietas unggul lokal yang benar-benar adaptif dengan agroklimat kita. Langkah pelepasan ini kami dorong agar hasil panen bisa lebih maksimal, sehingga kita tidak terus bergantung pada benih dari luar daerah" urainya.

Lebih lanjut, Syarli memaparkan urgensi dari proses pelepasan tersebut mengingat saat ini 70% kebutuhan beras di Kabupaten Bangka masih dipasok dari luar daerah. Kehadiran varietas padi Bangka yang sudah dilepas diharapkan dapat mengakselerasi kemandirian pangan wilayahnya secara signifikan.

Melalui migrasi sistem menjadi terintegrasi melalui SIPERINTIS dan pengalaman empiris dari Kabupaten Bangka ini, Pusat PVTPP berharap dapat menjadi pembelajaran dan inspirasi bagi pemerintah daerah lain dalam pengelolaan varietas lokal. Dengan sinergi yang baik, varietas unggul lokal yang telah terdaftar dapat segera berlanjut ke tahap pelepasan, diproduksi, dan dimanfaatkan secara masif oleh petani di lapangan.

Dilihat 7 kali


Hubungi Kami

Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian

  • Kantor Pusat Kementerian Pertanian
    Gd B Lantai 5
    Jl. Harsono RM No. 3 Ragunan
    Jakarta Selatan

Ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Padu Satu)

  • Kantor Pusat Kementerian Pertanian
    Gd B Lantai Dasar
    Jl. Harsono RM No. 3 Ragunan
    Jakarta Selatan

WhatsApp Center

Link Terkait

Kementerian Pertanian Republik Indonesia

Indonesia National Single Window

Online Single Submission

PPID

LAPOR