Jakarta, 17 Desember 2025 — Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP) mencatatkan capaian Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) kategori sangat baik dalam Evaluasi Kinerja Semester II Tahun 2025. Hasil ini menegaskan peningkatan kualitas pelayanan publik sekaligus penguatan tata kelola organisasi di lingkungan Pusat PVTPP.
Evaluasi kinerja yang mengusung tema “Refleksi Kinerja PVTPP: Menuju 2026 Lebih Hebat” tersebut menjadi momentum strategis untuk menilai capaian kinerja sepanjang Semester II, sekaligus mengukur tingkat kepuasan pengguna layanan, baik eksternal maupun internal.
Dalam pemaparannya, Pusat PVTPP menyampaikan berbagai capaian kinerja utama yang meliputi pelaksanaan program, realisasi anggaran, serta pengembangan inovasi pelayanan. Salah satu indikator kinerja utama yang menjadi perhatian adalah nilai IKM, yang juga tercantum dalam Perjanjian Kinerja (PK) antara Pusat PVTPP dan Sekretariat Jenderal Kementerian Pertanian Tahun 2025.
Berdasarkan hasil pengukuran, nilai IKM eksternal mencapai 3,77 pada skala Likert dan IKM internal sebesar 3,80, keduanya masuk dalam kategori A (sangat baik). Capaian tersebut melampaui target yang ditetapkan, yakni 3,55, serta menunjukkan peningkatan kualitas layanan dibandingkan periode sebelumnya.
Kepala Pusat PVTPP, Leli Nuryati dalam arahannya menyampaikan bahwa capaian IKM merupakan hasil dari komitmen seluruh jajaran dalam melakukan perbaikan berkelanjutan. “Evaluasi kinerja ini tidak hanya menjadi sarana untuk melihat capaian, tetapi juga sebagai bahan refleksi untuk terus meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat, khususnya kepada para pemangku kepentingan,” ujarnya.
Lebih lanjut disampaikan, masukan dan saran dari responden IKM menjadi dasar penting dalam penyusunan rencana tindak lanjut peningkatan layanan. Beberapa aspek yang masih perlu diperkuat antara lain pengembangan layanan berbasis digital, penyederhanaan alur pelayanan, peningkatan sosialisasi perubahan regulasi, serta penguatan kualitas komunikasi dan kolaborasi dengan pengguna layanan.
“Terkadang kreativitas dan inovasi justru lahir dari identifikasi akar masalah. Inovasi juga tidak dapat berdiri sendiri tanpa kolaborasi. Efisiensi anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk tidak mencapai target, karena selalu ada berbagai metode yang dapat ditempuh untuk meraih prestasi,” ujar Leli.
Sebagai bagian dari upaya mewujudkan “2026 Lebih Hebat”, Pusat PVTPP turut menghadirkan narasumber dari Biro Umum dan Pengadaan serta Biro Perencanaan. Kehadiran narasumber tersebut bertujuan memberikan penguatan pemahaman kepada peserta rapat terkait perencanaan dan penganggaran yang efektif, efisien, dan akuntabel Tahun Anggaran 2026, serta peningkatan tata kelola kearsipan di lingkungan Pusat PVTPP.
Hasil Evaluasi Kinerja Semester II diharapkan menjadi bahan penyempurnaan dalam perencanaan, penetapan target, dan arah kebijakan Pusat PVTPP pada tahun berikutnya. Dengan demikian, pelaksanaan layanan perlindungan varietas tanaman dan perizinan pertanian dapat semakin tepat sasaran serta meminimalkan kendala teknis, administratif, maupun regulatif.
Pusat PVTPP menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang profesional, tuntas, dan bebas keluhan, menuju terwujudnya layanan berkelas dunia (World Public Services).
Dilihat 27 kali
Ikuti terus informasi terbaru
Supaya selalu up-to-date!