Koordinasi Teknis Percepatan Pendaftaran Varietas Tanaman yang digelar di Ciawi, Bogor, pada tanggal 19-20 Februari 2025, menjadi langkah strategis dalam mempercepat proses pendaftaran varietas tanaman yang akan meningkatkan pengembangan varietas tanaman dan mendukung pencapaian swasembada pangan. Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (Kapus PVTTP), Leli Nuryati, yang menegaskan bahwa percepatan pendaftaran varietas tanaman merupakan bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional dan pencapaian swasembada pangan.
Dalam sambutannya, Leli Nuryati menyampaikan, "Koordinasi Teknis Percepatan Pendaftaran Varietas Tanaman merupakan upaya strategis yang tidak hanya berfokus pada administrasi, tetapi juga pada pengembangan dan distribusi varietas tanaman unggul yang berkualitas untuk mendukung ketahanan pangan. Kami menyadari bahwa meskipun sistem aplikasi daring telah diterapkan untuk meningkatkan efisiensi, masih terdapat kendala yang dihadapi oleh pemohon dalam pengisian formulir, ketidaklengkapan dokumen, serta kesalahan data karakterisasi dan foto varietas. Oleh karena itu, kegiatan ini hadir untuk memberikan pendampingan teknis yang lebih intensif agar proses pendaftaran dapat berjalan lebih cepat dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku."
Untuk itu, Koordinasi Teknis ini diselenggarakan sebagai langkah konkret untuk memberikan pendampingan teknis serta solusi terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi oleh pemohon. Kegiatan ini bertujuan untuk mempercepat proses pendaftaran varietas tanaman dengan memberikan pemahaman yang lebih mendalam terkait setiap tahapan dan persyaratan yang berlaku, ujar leli.
Peserta kegiatan ini akan memperoleh pengetahuan serta kesempatan untuk berlatih atau praktek secara langsung dalam beberapa aspek penting, antara lain: Identifikasi Permasalahan dan Solusi: Memahami kendala yang sering dihadapi dalam pengajuan pendaftaran dan cara mengatasinya. Praktik Pengisian Formulir Pendaftaran: Terutama bagi varietas lokal dan varietas hasil pemuliaan, yang harus sesuai dengan standar yang ditetapkan. Penyusunan Deskripsi Varietas: Menyusun deskripsi varietas yang sesuai dengan ketentuan, sehingga mempermudah proses evaluasi. Teknik Pengambilan Foto: Praktik pengambilan foto bagian tanaman yang sesuai dengan syarat dalam kelengkapan deskripsi varietas. Pengajuan Pendaftaran Daring: Praktik mengajukan pendaftaran melalui sistem daring yang telah disediakan.
Kegiatan ini diikuti oleh 40 peserta yang hadir secara fisik dan puluhan peserta lainnya secara daring, yang berasal dari berbagai instansi/ pemerintah daerah dan lembaga yang memiliki varietas tanaman dalam proses pendaftaran akhir 2024 hingga pertengahan Februari 2025. Dengan adanya koordinasi teknis ini, diharapkan seluruh peserta dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik dalam menyelesaikan pendaftaran varietas secara cepat dan sesuai dengan persyaratan yang berlaku.
Sebagai hasil nyata dari kegiatan ini, 18 varietas telah berhasil diproses ke tahap selanjutnya dari total 59 varietas yang berasal dari berbagai daerah, termasuk Kabupaten Bangka Tengah, Aceh Timur, Karanganyar, Barru, Kediri, Bandung, Serang, BRIN, dan Fitotech. Progres ini menunjukkan bahwa koordinasi teknis ini memiliki dampak positif dalam percepatan pendaftaran varietas tanaman.
Secara keseluruhan, koordinasi teknis ini tidak hanya mempercepat proses pendaftaran varietas tanaman, tetapi juga meningkatkan kapasitas pemohon dalam memahami persyaratan dan standar yang berlaku. Dengan sistem pendaftaran yang lebih efisien, akurat, dan terstandar, diharapkan pengembangan varietas tanaman dapat berlangsung lebih cepat dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pertanian nasional, tutup leli.
Dilihat 65 kali
Ikuti terus informasi terbaru
Supaya selalu up-to-date!